Rumpi Cangkir Kopi # 14

by - 11:58 PM

Ellie bersama Sandra mempraktekkan pembuatan bermacam-macam menu yang dijual di kedai kopi. Mereka menyediakan kopi dengan menu yang familiar seperti Espresso, Cappuccino, Mocha, Americano, Cold Brew dan beberapa menu kopi dengan racikan modifikasi Ellie. Selain menyediakan kopi, mereka juga menyediakan cemilan pendamping seperti brownies, kentang goreng, dan beberapa cake lain yang dibuat sendiri oleh Ellie. Selama ini keberadaan Sandra sangat membantu Ellie karena dia hampir menguasai pembuatan semua menu di sana.

Kegiatan training berlangsung setengah hari. Mereka berhenti untuk makan siang, dan setelah makan siang Ellie mempersilahkan para karyawan barunya itu untuk pulang. Ellie mencukupkan waktu training mereka hanya setengah hari, karena kedai akan buka secara normal setelahnya. Besoknya secara bergantian karyawan baru akan mengikuti jam kerja secara penuh.

“Kak,” sapa April singkat saat berpapasan dengan Sandra di ruang loker yang terletak di dekat dapur. “Pak Andrew yang wawancarain saya kemarin kok enggak ada?”

“Oh, Pak Andrew udah berapa hari enggak masuk.”

“Kemana, kak? Sakit, ya?”

“Kurang tahu. Mungkin kalau tidak sakit, ya, liburan. Kenapa cari-cari pak Andrew?”

“Oh, enggak apa-apa, Kak. Cuma penasaran aja.” April nampak memaksakan senyum di wajahnya. Dia kemudian memilih berlalu dari ruangan itu dan pulang.

*****

Hari yang ditunggu itu tiba, hari di mana kedai kopi buka dari pagi untuk pertama kalinya. Ellie yang tidak pulang ke rumah karena memutuskan untuk tidur di kantor, agar bisa lebih cepat mempersiapkan keperluan di pagi hari, meminum dua macam multivitamin sebagai penambah staminanya pagi ini karena harus bergadang semalam.
 
Pelanggan pertama yang datang pagi itu adalah seorang perempuan muda. Dia masuk ke dalam kedai saat belum ada satu pengunjung pun.

“Mbak, saya mau booking tempat ini untuk acara ulang tahun, bisa?”

“Oh, bisa. Mau booking untuk berapa orang?” tanya Ellie agak kaget karena ini baru pertama kali menerima pesanan untuk ulang tahun.

“Sekitar tiga puluh orang, Mbak. Saya hanya mau private party, jadi saya mau booking tempat ini seluruhnya sampai selesai.”

“Mbak sudah ada party planner sendiri atau perlu kami sediakan?”

“Oh, saya sudah party planner langganan. Jadi saya cuma mau sewa tempat dan makanan dan minuman.”

“Kapan, ya?”

“Minggu depan, Jumat malam.”

“Ok saya bisa atur.” Ellie tak perlu berpikir panjang untuk menerima pesanan tersebut. Baginya ini kesempatan untuk memperoleh untung. “Ngomong-ngomong,  kok bisa sampai tempat saya ini, Mbak?” tanya Ellie penasaran akan kemunculan wanita muda ini secara tiba-tiba di kedainya.

“Saya kemarin lihat di Instagram Kak April. Tempatnya Bagus.”

#30DWC #30DWCJilid19 #Day14

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih untuk setiap komentar yang dimasukkan.