Rumpi Cangkir Kopi # 16

by - 10:47 PM

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa di dunia ini tak ada yang sempurna, oleh karena itu manusia seharusnya perlu menghindari untuk berharap terlalu tinggi pada sesuatu atau seseorang. Agar suksesnya acara ulang tahun yang digelar malam ini, Ellie berusaha untuk betul-betul memuaskan pelanggan dari sisi penyediaan tempat dan makanan. Dia sengaja memakai semua stok bahan makanan dan kopi yang paling baru datang agar terasa fresh. Semua meja dan kursi dia lap, dari atas sampai kaki-kakinya, hingga tak tersisa debu sedikitpun. Ellie pun meminta Hendro untuk memesankan buket bunga sebagai hadiah dari kedai kopi nya kepada pelanggan yang melakukan booking untuk pesta ulang tahun malam ini. Sekembalinya Hendro dari florist, Ellie terpaksa menyuruhnya kembali lagi untuk menukar bunga krisan kuning dan putih.
“Hendro, saya kan minta buket bunga untuk ulang tahun. Kenapa ada bunga krisan di dalamnya?  Kenapa kamu kasih itu?”
“Saya enggak tahu, Bu. Tadi saya melakukan seperti apa yang ibu bilang, kasih tahu perangkai bunga untuk minta dirangkaikan buket ulang tahun harga dua ratus ribu. Lalu saya dikasih bunga itu, Bu.”
“Krisan ini bunga untuk duka cita. Nanti dikira orang saya mendoakan yang ulang tahun meninggal, gimana?” Ellie menutup kedua belah matanya dengan telapak tangan. Dulu saat Ellie masih bekerja kantoran, dia pernah mendapat kuliah singkat dari kepala divisinya karena membiarkan bunga krisan lolos di buket bunga untuk hadiah peluncuran produk baru klien kantornya.  Dia lalu diberitahu bahwa di sejumlah negara Eropa dan Asia Timur, Bunga Krisan biasa digunakan untuk menyampaikan duka cita.
 “Waduh, ya kalau begitu biar saya balik lagi ke toko bunga untuk ganti bunga.”
“Nih, bawa uang lagi seratus ribu, minta ganti bunga Mawar atau atau Gerbera.”
Hendro kemudian melangkahkan kakinya dengan gontai untuk kembali ke toko bunga yang terletak sekitar dua blok ke belakang gedung Antasari.
Menjelang senja, beberapa orang perempuan, di antaranya Perempuan yang melakukan booking datang. Dia sengaja datang cepat untuk memantau persiapan dari party planner.
#30DWC #30DWCJilid19 #Day16

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih untuk setiap komentar yang dimasukkan.